Kamis, 25 Agustus 2016

Rembulan dan Impian Yang Terlarang






Rembulan dan Impian Yang Terlarang



Haruskah aku melangkah
menembus batas Rembulan dan Malam Sepi
Kalau iya, adakah teman untuk bisikkan irama dendang
agar sunyi itu lenyap dibutaran mega gemintang


Hanya hati dan rasa yang tak lagi jujur mencoba menyapa
Melengkapi sunyi berpura sepi Menawarkan cerita indah dan keramahan
Rembulan bersemayang luluh bersandar pada tirai kehidupan
Ketika langkah mulai sejalan seiring berpasang


Sedikit salah aku bercita dalam imajiku yang terbang
Melintas di atas biduk Harapan yang terlarang
Kini apa yang kutanam harus kutuai duluan
Jatuhlah bulan jatulah seribu bayangan


Sekeras pukulan telak menghujam wajahku
yang terkejup mendapatiku terbaring di belukar ilalang
Sembari aku merangkak dan mencoba berdiri terpuruk tanpa ada peyangga
Bulan Merah pergi dan tak kulihat terangnya disini

  


By Andi Baso