Rembulan dan Impian
Yang Terlarang
Haruskah aku melangkah
menembus batas Rembulan dan Malam Sepi
Kalau iya, adakah teman untuk bisikkan irama dendang
agar sunyi itu lenyap dibutaran mega gemintang
Hanya hati dan rasa yang tak lagi jujur mencoba menyapa
Melengkapi sunyi berpura sepi Menawarkan cerita indah dan
keramahan
Rembulan bersemayang luluh bersandar pada tirai kehidupan
Ketika langkah mulai sejalan seiring berpasang
Sedikit salah aku bercita dalam imajiku yang terbang
Melintas di atas biduk Harapan yang terlarang
Kini apa yang kutanam harus kutuai duluan
Jatuhlah bulan jatulah seribu bayangan
Sekeras pukulan telak menghujam wajahku
yang terkejup mendapatiku terbaring di belukar ilalang
Sembari aku merangkak dan mencoba berdiri terpuruk tanpa ada
peyangga
Bulan Merah pergi dan tak kulihat terangnya disini
By Andi Baso

Tidak ada komentar:
Posting Komentar